Tips Mempercepat Lovebird Bertelur

Tips Mempercepat Lovebird Bertelur – Lovebird merupakan jenis burung pesiul dan burung hias yang memiliki harga tinggi. Suaranya yang indah dan bulunya yang berwarna-warni dan menawan membuat banyak orang berusaha membudidayakannya. Pada dasarnya membudidayakan lovebird membutuhkan ketelatenan dan ketekunan. Para pehobi pasti tahu bahwa untuk mendapatkan burung yang sehat bukan hanya diperlukan penanganan yang baik tapi juga melibatkan perasaan.

Burung mungil ini memiliki nama latin Agapornis dan berasal dari Afrika. Lovebird dikenal sebagai burung peliharaan yang sekarang popularitasnya tetap konsisten. Setiap kali bertelur lovebird bisa menghasilkan 3-6 butir telur, Di alam liar, lovebirds biasanya bersarang di cabang-cabang pohon yang tinggi, lubang-lubang di batang pohon, atau lubang lumpur yang telah mengering.

Tips Mempercepat Lovebird Bertelur
Lovebird Bertelur

Anak-anak burung akan meninggalkan sarang saat berusia 4-5 minggu. Mudah dipelihara, cepat beradaptasi dengan lingkungan baru dan mudah jinak. Perkembangbiakannya pun relatif cepat, dengan masa eram telur sekitar 20 hari saja.

Dengan berbagai sifat di atas, lovebird sangat banyak dipelihara. Salah satu bagian dalam usaha budidaya lovebird adalah bagaimana agar burung tersebut cepat bertelur. Pada dasarnya lovebird cukup mudah berkembang biak. Namun dengan campur tangan peternak, burung akan lebih mudah dan cepat bertelur. Efeknya tentu jumlah burung yang akan dijual oleh peternak akan meningkat lebih cepat. Berikut adalah langkah-langkah  yang bisa dilakukan untuk mempercepat lovebird bertelur.

  1. Memilihkan Pasangan Lovebird Cocok

Lovebird adalah burung yang setia dengan pasangannya. Jika sudah bertemu dengan jodoh yang cocok, burung ini akan setia sampai mati. Biasanya burung ini akan mencari pasangannya sendiri. pembudidaya tinggal menyatukan beberapa jantan dan betina di dalam satu kandang besar, dan burung akan menemukan sendiri pasangannya.

Baca Juga  Ini Hal-hal yang Harus Dilakukan dalam Persiapan Penangkaran Murai Batu

Namun ada kalanya lovebird juga harus dibantu dalam mencari pasangan, yaitu dengan cara dijodohkan. Proses perjodohan dengan cara mendekatkan kedua lovebird di kandang yang berbeda sampai kedua lovebird menunjukkan ketertarikan. Waktunya beragam, dari tiga hingga tujuh hari. Jika kedua burung sudah mulai akrab dan saling tertarik, keduanya dapat disatukan di dalam satu kandang agar bisa melangsungkan perkawinan.

  1. Menjaga Kenyamanan Glodok Lovebird

Glodok adalah anak burung atau piyik. Menjaga kenyamanan glodok bertujuan untuk meningkatkan persentase keberhasilan budidaya dengan memperkecil kemungkinan piyik mati. Caranya adalah dengan menjaga kandang tetap hangat dan melakukan hand feeding.

Hand feeding atau menyuapi piyik dengan makanan biasa dilakukan pada anak burung sejak usianya 7 hari. Hand feeding dilakukan pembudidaya dengan menggunakan suntikan tanpa jarum secara hati-hati. Hal penting yang perlu diperhatikan pada proses ini adalah kebersihan alat dan cara pemberian makan. Bisa saja satu alat digunakan untuk beberapa anak burung, tapi harus selalu dipastikan alat itu bersih. Karenanya selalu sterilkan alat sesudah dipakai.

Cara melakukan hand feeding juga harus diperhatikan dengan seksama, karena anak-anak burung pada usia ini masih sangat rentan dan sensitif. Pegang anak burung dengan lembut, dialasi dengan tisu atau kain yang lembut. Perhatikan temboloknya, jika masih penuh artinya anak burung baru disuapi oleh induknya, jadi tunggu sampai temboloknya kosong dan dia minta makan lagi. Masukkan makanan pelan-pelan dan jangan terlalu jauh hingga burung tersedak.

Makanan yang bisa disuapkan misalnya bubur bayi instan (benar-benar bubur bayi untuk anak manusia) yang dicairkan dengan air hangat. Suntikkan makanan secara cepat dan agak ditekan agar glodok bisa menelan sesuai refleks alaminya. Pemberian makanan secara hand feeding dan mengasuh anak burung dengan cara seperti ini dilakukan jika kondisinya:

  • Pasangan indukan yang tidak berhasil menetaskan telur atau membesarkan/mengasuh anaknya.
  • Burung yang sedang dikembangbiakkan sangat berharga, misalnya lovebird berjenis tertentu yang berharga mahal. Sehingga pembudidaya tidak mau mengambil risiko kematian apabila dibesarkan melalui proses alami yang berisiko tinggi
  • Multiple Breeding, yakni agar induk burung yang berkualitas menghasilkan lebih banyak telur dan bisa mengasuh lebih banyak anak pada saat diternakkan.
  • Anak burung yang terlalu banyak, beberapa spesies mempunyai kecenderungan hanya mampu membesarkan 1 – 2 anak. Sementara sekali bertelur lovebird bisa menghasilkan hingga enam butir.
  • Perbedaan umur. Anak burung yang kecil dapat tersisihkan, kalah oleh burung yang telah lebih dahulu menetas (lebih tua). Hal ini menyebabkan si burung kecil tidak mendapatkan asupan nutrisi yang sempurna dibandingkan dengan kakaknya.
  • Untuk menjinakkan burung. Semakin sering anak burung berinteraksi dengan manusia, maka semakin jinaklah dia.
  1. Pola Makan Lovebird

Pada dasarnya lovebird menyukai aneka buah dan biji-bijian. Pemberian pakan dengan pola makan tinggi protein bertujuan agar lovebird lebih cepat dan lebih siap bereproduksi. Jenis pakan yang biasa diberikan kepada lovebird indukan adalah milet/lifur, gabah padi, canary seed, biji bunga matahari, jewawut, kenari seed, biji sawi, kacang hijau, kacang merah, jagung muda, biji kedelai, taoge, dll.

Baca Juga  Budidaya Burung Cucak Ijo dengan mudah

Meski pakan yang diberikan beragam begitu, ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh jenis burung kicau semacam lovebird ini, misalnya :

  • Makanan yang mengandung gula tinggi
  • Makanan yang memiliki kadar minyak tinggi
  • Fast food atau makanan siap saji
  • Buah alpukat
  • Biji dan bubuk kopi serta teh
  1. Penambahan Suplemen Lovebird

Gizi dari pakan bisa disempurnakan dengan memberikan tambahan suplemen . Multivitamin diberikan dalam dosis yang kecil saja, dengan cara meneteskan/dicampurkan kedalam minuman. Tambahkan suplemen organik cair pada pakan lovebird sebagai multivitamin yang praktis. Penambahan vitamin lovebird diperlukan karena masalah utama yang sering dialami oleh lovebird adalah kondisi fisik dan suaranya. Oleh karena itu, diperlukan suplemen agar lovebird bisa kembali prima di lapangan ataupun di rumah pembudidaya. Jika kondisi fisiknya baik tentu kesiapan reproduksinya juga baik. Alhasil lovebird akan lebih cepat bertelur.

Suplemen yang cocok untuk lovebird di antaranya adalah suplemen alami atau herbal. Suplemen alami lovebird bisa didapat dari mengambil sari dari buah dan sayuran. Bisa juga dengan memberikan buah dan sayur secara langsung untuk dimakan lovebird. Vitamin lovebird mengandung bakteri apotegen yang berguna untuk menjaga kesehatan pencernaan lovebird.

  1. Menjaga Kehangatan Lingkungan

Lingkungan yang hangat dan nyaman akan sangat mendukung proses reproduksi burung lovebird. Pembudidaya dapat membantu menghangatkan sarang burung peliharaannya secara alami dengan memberikan beberapa bahan seperti serutan kayu, ranting kecil, serta dedaunan kering di sekitar kandang. Cukup taruh saja di kandang, nantinya lovebird akan menghiasi sarangnya sendiri. Sarang yang hangat juga sangat berperan dalam keberhasilan proses pengeraman telur.

Itu tadi lima langkah pemeliharaan lovebird agar cepat bertelur. Intinya adalah ketelatenan dari pembudidaya agar langkah-langkah di atas berhasil dilakukan.

Baca Juga  Daftar Rekomendasi Makanan Murai Batu Anakan Terbaik