Jenis Penyakit Burung Kacer dan Pengobatannya

Jenis Penyakit Burung Kacer dan Pengobatannya – Sama dengan hewan lainnya, ada penyakit burung kacer dan pengobatannya yang perlu diketahui oleh Anda sebagai pecinta sekaligus pemilik. Kacer sendiri termasuk sebagai burung yang banyak diminati karena bisa berkicau dengan indah. Tentu disayangkan apabila burung Anda terkena penyakit tapi Anda belum tahu cara penanganannya. Semoga setelah membaca ulasan di bawah ini, ilmu Anda semakin bertambah.

Jenis Penyakit Burung Kacer dan Pengobatannya
Burung Kacer

Penyakit Diare

Tidak hanya manusia yang bisa terkena diare, burung kacer juga bisa terkena penyakit yang sama. Penyebab dari penyakit diare dalam burung adalah karena salah makan atau bakteri yang masuk dalam tubuh. Ciri burung kacer yang terkena diare adalah lemas dan tidak berselera makan.

Burung kacer yang terkena diare harus segera mendapat pertolongan dengan mengganti makanan sebelumnya dengan makanan yang lebih bernutrisi. Sebut saja seperti sayuran dan buah segar. Anda juga bisa menambahkan madu yang dioleskan pada daging buah untuk meningkatkan stamina.

Gangguan Pernapasan

Pentingnya mengetahui penyakit burung kacer dan pengobatannya agar Anda bisa menjaga binatang peliharaan Anda makin baik. Salah satunya dari penyakit gangguan pernapasan yang disebabkan oleh bakteri E Colli. Biasanya, bakteri ini menular lewat makanan, minuman, atau kontak fisik.

Apabila burung kacer Anda sudah telanjur terkena gangguan pernapasan, segera bersihkan sangkar dengan tidak hanya sekadar menyiram dan membuang kotorannya saja, tapi juga menggosok sangkar menggunakan sabun sampai benar-benar bersih. Setelahnya, Anda bisa jemur dalam kurun waktu 30 – 45 menit di bawah matahari langsung.

Penting juga mengetahui bahwa jangan sering-sering menjemur burung di bawah matahari langsung. Nantinya bisa menyebabkan burung serak dan kehilangan suara.

Penyakit Bu Bulan

Bakteri Staphylo Coccus adalah bakteri yang menyebabkan sisik kaki dari burung kacer tampak kendur dan melebar. Kaki burung kacer yang terkena bakteri ini akan tampak bengkak dan tidak sehat. Nama penyakitnya adalah bu bulan.

Ketika burung sudah terlanjur terkena penyakit bu bulan, Anda bisa mengobatinya dengan cara mencuci kakinya dengan air hangat beberapa menit, keringkan dan diolesi dengan salep anti jamur. Kemudian, beri makanan yang kaya dengan vitamin A seperti mangga, pepaya, apel, dan lain-lain.

Penyakit Mata

Penyakit burung kacer dan pengobatannya ada beraneka ragam. Salah satunya adalah penyakit mata yang bernama snot yang disebabkan oleh virus Hemophillus Gallinarum.Apabila muncul benjolan merah pada ara mata, bisa jadi burung kacer terkena snot.

Ciri-ciri lain dari penyakit mata atau snot ini adalah muncul lendir dan area kepala tampak bengkak. Jika sudah muncul gejala semacam ini, segera tangani. Agar keadaan burung kesayangan Anda tidak semakin memburuk, berikan makanan yang mengandung vitamin, asam amino, dan mineral.

Penyakit Kutu

Burung sangat rawan terkena kutu. Untuk itu, Anda perlu rajin membersihkan sangkar dan memandikan burung kacer peliharaan. Namun, jika sudah terlanjur terkena kutu, bisa diobati dengan air rebusan yang sudah dicampur dengan kapur sirih. Air rebusan ini bisa digunakan untuk memandikan burung.

Namun, Anda bisa turut menyiram sangkar dengan air hangat supaya sangkar tetap bersih dan terhindar dari kutu yang tersembunyi pada sela-sela sangkar.

Tips Mengobati Burung Kacer yang Berpenyakit

  1. Hindarkan burung yang berpenyakit dari burung lainnya.
  2. Dalam beberapa kasus, jangan mandikan dulu burung Anda, tapi tetap lakukan penjemuran di bawah matahari langsung pada jam 8 – 10 pagi.
  3. Selalu rajin bersihkan sangkar yang juga bisa berguna untuk menghindari penyakit.
  4. Berikan tambahan vitamin untuk menambah daya tahan burung.
  5. Pastikan bahwa buah atau sayuran yang diberikan untuk burung sudah dicuci bersih dengan air mengalir.

Memperhatikan kesehatan burung kacer kesayangan memang penting, tapi kesehatan Anda dan keluarga juga tidak kalah pentingnya. Saat akan mengurus burung yang sakit atau ketika akan membersihkan sangkar, pastikan bahwa Anda mengenakan sarung tangan dan masker untuk menghindari penularan penyakit. Selain itu, konsumsi makanan sehat dan vitamin demi daya tahan tubuh Anda sendiri.