Ini 5 Cara Menjodohkan Kenari dengan Mudah! Pemula Wajib Tau

Rajakicau.com – Sebagai breeder, memahami cara menjodohkan kenari dengan benar tentu menjadi hal yang wajib agar menghasilkan keturunan yang bagus. Burung Kenari cukup sensitif sehingga perlu kehati-hatian ketika ingin mengawinkannya. Karena jika keliru, salah satu Kenari bisa saja mati karena diserang pasangannya. Baca Juga: Ini 5 Manfaat Daun Mengkudu Untuk Kenari! No 2 Bikin Gacor Ngeroll

Beberapa hal perlu diperhatikan dalam menjodohkan burung Kenari agar tingkat keberhasilannya menjadi lebih tinggi. Ingin tahu hal penting apa yang perlu diperhatikan dan bagaimana cara serta langkahnya? Yuk, simak ulasan lengkap disini!

Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Menjodohkan Kenari

Agar perkawinannya berhasil, sebagai seorang breeder atau peternak tentu perlu memperhatikan berbagai hal agar tidak terjadi kegagalan. Sebagai pemula, mungkin akan bingung hal apa saya yang perlu diperhatikan. Untuk itu, berikut beberapa diantaranya yang wajib diketahui, terutama bagi pemula:

  • Mengetahui jenis kelamin. Burung Kenari jantan biasanya memiliki ciri lebih sering berkicau dan suara nyaring serta memiliki dubur yang agak menonjol.
  • Memahami Usia Kawin. Kenari yang siap untuk dikawinkan biasanya lebih hiperaktif dan rajin berkicau.
  • Menyiapkan Kandang. Jika biasanya hanya menyiapkan kandang kecil saja cukup, apabila ingin menjodohkan Burung Kenari maka perlu disiapkan kandang yang lebih luas.

Cara Menjodohkan Kenari dengan Mudah

Burung yang akan dikawinkan begitu rentan stress ketika digabung. Agar hal itu tidak terjadi, terdapat beberapa cara dan trik ketika ingin menjodohkan Kenari yang dimiliki. Ingin tahu apa saja proses yang perlu dilakukan? Mari simak ulasannya berikut!

Baca Juga  3 Burung yang Tidak Boleh Dekat Dengan Kenari ! No 2 Kamu Punya

1. Pendekatan

Proses pertama yang perlu dilakukan ketika ingin mengawinkan Kenari adalah melakukan pendekatan antara betina dan jantan terlebih dahulu. Kedua burung tersebut perlu adanya perkenalan agar tidak saling serang satu sama lain.

Pendekatan bisa dilakukan dengan mendekatkan kedua kandang burung dan lihat bagaimana reaksinya. Proses pendekatan ini bisa memakan waktu beberapa hari hingga burung saling terbiasa dan akhirnya menjadi akrab.

2. Menyatukan Kandang

Setelah dirasa Kenari jantan dan betina sudah terbiasa dan saling suka, maka peternak bisa menyatukannya dalam kandang yang sama. Proses ini tetap perlu pengawasan karena dikhawatirkan kedua burung bertengkar yang bisa mengakibatkan kematian pada salah satu burung.

3. Amati Proses Perkawinan

Agar perjodohan berhasil, peternak perlu mengamati jalannya perkawinan antara Kenari jantan dan betina. Dari penggabungan kandang, biasanya burung memerlukan sekitar tiga hari untuk kawin. Jika dirasa sudah, maka peternak bisa memisahkan antara kedua burung tersebut.

4. Siapkan Tempat Bertelur yang Nyaman

Tidak berbeda dengan binatang lainnya, Burung Kenari juga menginginkan kandang serta tempat bertelur yang nyaman. Peternak bisa menyiapkan batok kelapa beserta serabut jerami sebagai lokasi Kenari betina meletakkan telurnya. Setelah itu jangan lupa bersihkan kandang dari kotoran.

Bersihkan pula tempat minum dan makan kenari agar burung senantiasa sehat serta terhindar dari penyakit. Karena jika kotor, burung akan rentan sakit dan terkena jamur atau penyakit kulit lainnya.

5. Memberikan Pakan yang Bagus

Tidak hanya kandang yang bersih, pakan untuk Kenari betina yang akan bertelur juga perlu bagus dan bergizi. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada kesehatan induk serta anak burung saat menetas.

Pakan yang diberikan dapat berupa biji-bijian, sawi atau selada, dan buah-buahan seperti mentimun atau apel. Makanan yang bagus akan membuat induk burung menjadi lebih sehat dan nutrisi tubuhnya terpenuhi. Baca Juga: Ini 5 Ciri Anakan Kenari Yang Berkualitas Baik! Pemula Wajib Tau

Baca Juga  Ini Perbedaan Kenari Loper Dan Af! Pemula Jangan Tertukar

Itulah cara menjodohkan Kenari dengan benar dan mudah serta hal-hal yang perlu diperhatikan. Mengawinkan burung Kenari susah-susah gampang, karena termasuk ke dalam burung yang mudah stress. Untuk itu perlu persiapan yang matang agar perjodohan berhasil.

 

Tinggalkan komentar