Mengenal Gejala Murai Batu Terkena Snot

Apakah Anda memelihara burung murai batu? Jika iya, maka perhatian terhadap jenis makanan, kebersihan dan juga kesehatan burung tentu menjadi suatu hal yang perlu diutamakan. Dalam hal ini, anda pun juga harus jeli mengetahui indikasi suatu gejala penyakit pada burung. Misalnya, Jika murai terlihat kurang sehat dan murung bisa jadi murai batu terkena snot.

Perlu Anda ketahui, penyakit snot ini merupakan penyakit yang menyerang kesehatan burung yaitu permasalahan pada saluran pernafasan. Selain itu, Penyakit ini juga bisa menyebabkan terganggunya suara kiacauan pada burung. Sehingga penyakit tersebut harus diwaspadai. Nah, berikut ini adalah gejala murai batu terserang snot yang perlu Anda ketahui.

Mengenal Gejala Murai Batu Terkena Snot
Murai Batu kena Snot

Lebih Banyak Diam dan Memejamkan Mata

Pemberian perawatan secara maksimal pada burung, memang sangat penting sekali diperhatikan utamanya yaitu agar burung tidak terserang penyakit. Namun jika burung terlanjur terserang penyakit, maka Anda pun harus cepat mengetahui gejala penyakit yang ditimbulkan. Jika tidak, bisa jadi penyakitnya semakin parah dan membuat burung menjadi mati.

Misalnya saja penyakit snot seperti yang telah disebutkan. Gejala dari penyakit snot yang timbul pada murai batu ini sebenarnya mudah diketahui. Salah satu tandanya yaitu murai batu akan murung dan sering memejamkan mata.

Jadi jangan disalah artikan, pada saat murai batu lebih sering memejamkan mata, pasti anda mengira burung tersebut sedang mengantuk? Anda harus lebih tanggap agar bisa segera ditangani dengan cepat dan tepat. Karena selain banyak diam dan memjamkan mata, gejala snot pada murai batu ini juga terlihat pada pandangan murai batu juga sedikit kabur.

Mata Tampak Merah

Apakah Anda pernah mendapati Murai Batu Terkena Snot maka, burung akan terlihat lemas tidak banyak gerak dan matanya pun tampak merah berair. Perlu Anda ketahui, mata merah yang terjadi pada burung, bisa menjadi indikasi bahwa burung terserang snot.

Gejala yang timbul ini juga diperkuat dengan kebiasaan murai batu yang cenderung sering menggosokkan matanya pada dinding sangkar. Selain itu, penyakit snot ini juga ditandai dengan munculnya ingus pada hidung burung murai batu.

Bahkan ketika burung mengalami penyakit snot ini, jika Anda tak segera mengetahui gejalanya dan snot semakin kronis, maka pada bagian mata burung tersebut akan keluar kelenjar. Jika sudah seperti itu, bisa jadi tanda bahwa murai batu tidak bisa bertahan hidup lebih lama.

Kurangnya Nafsu Makan

Gelaja penyakit snot pada murai batu berikutnya dapat dilihat dengan kurangnya nafsu makan pada burung tersebut. Jika sebelumnya burung murai batu lahap ketika makan, namun ketika terkena snot makanan tersebut hanya dimakan sedikit atau bahkan tidak dimakan sama sekali.

Gejala inipun dapat Anda lihat dari kurangnya gairah burung untuk bergerak atau memakan makanan yang diberikan. Tubuh murai batu pun akan terlihat lemas dan tidak bertenaga. Hal ini terlihat dari aktivitas burung yang selalu menggumbungkan bulunya.

Indikasi gejala snot ini juga terlihat dari aktivitas tak biasa yang ditunjukkan lovebird seperti menyelipkan kepalanya di bawah sayap. Pada kondisi sakit tersebut, murai batu juga intensitas yang lebih sering turun dari tangkringan dan bulu-bulu yang dimilkinya pun rontok. Jadi, Anda harus lebih mewaspadai jika tanda-tanda tersebut terjadi. Gejala snot ini juga dapat Anda ketahui dari nafas murai batu. Nafas murai batu pada saat terserang snot akan terlihat tidak stabil dan naik turun.

Membungkuk dan Mata Membengkak

Aktivitas tak biasa yang menjadi tanda penyakit snot pada murai batu yaitu terlihat lebih sering membungkuk sambil memanjangkan leher. Selain itu, paruh burung pun akan dibuka. Mungkin jika Anda masih awam dan belum paham, pasti akan bertanya tanya apa yang dilakukan burung tersebut kan?

Gejala snot pada burung ini juga dapat diketahui dari kotorannya. Pada saat terkena snot tersebut, kotoran pada burung terlihat tidak seperti biasanya yaitu berwana putih serta lebih encer.

Mata Membengkak

Gejala murai batu terkena snot selain ditandai dengan mata yang merah juga terlihat dari kelopak matanya yang membengkak dan berwarna merah. Pada bagian kelopak mata akan muncul daging tumbuh yang sebelumnya tidak pernah terlihat. Selain itu,munculnya belek putih di bagian mata Lovebird juga menjadi indikasi bahwa murai batu sedang terkena penyakit snot.