Makanan Burung Unta

Makanan Burung Unta – Apabila kita mengenal burung adalah hewan yang dapat terbang, namun burung unta adalah jenis unggas pelari, burung ini berasal dari padang sabana gurun Afrika Utara, lalu apa makanan burung unta ini, yuk ketahui.

Burung unta adalah jenis burung yang hidup secara berkelompok, bahkan burung ini akan bertelur bersama dimana terdapat beberapa burung betina pada satu sarang.

Telur burung unta adalah telur dengan ukuran terbesar, berdasarkan catatan sejarah, cangkang telurnya sudah digunakan menjadi hiasan dan juga wadah minum sejak 60 ribu tahun yang lalu.

Memiliki paruh yang lancip dengan bobot tubuh hingga 140 dan panjang leher kurang lebih 1 meter, tidak membuat burung ini bergerak lambat, burung unta dengan kakinya yang tinggi dapat berlari hingga kecepat 70 Km/Jam.

Makanan Burung Unta dan Cara Memeliharanya

Makanan Burung Unta
Makanan Burung Unta

Pada burung unta jantan bulunya berwarna hitam, sedangkan bulu pada burung unta betina adalah coklat keabu-abuan.

Cara Penangkaran Burung Unta

Dengan banyaknya perburuan terhadap burung unta, maka ada upaya untuk menangkarkan sehingga tidak terjadi kepuhanan.

Penangkaran sudah dilakukan sejak abad ke-19 di Afrika Selatan, dan di Indonesia sendiri baru dimulai pada abad ke 20.

Pembudidayaan sendiri lebih berfokus kepada peternakan sebagai koleksi atau hewan ternak. Apalagi banyak masyarakat yang tertarik untuk memelihara hewan unik, dengan itu turut menjadi dukungan dalam upaya pengembangbiakan.

Harga burung unta sendiri di usia 1 bulan berkisar 40 juta untuk sepasang, semakin besar ukurannya maka akan semakin tinggi harganya.

Pilihan Makanan Untuk Burung Unta

Dalam penangkarannya, pemberian makanan bagi burung unta harus selalu mendapat perhatian. Karena burung ini termasuk burung omnivora yang cukup pemilih.

Di luar negeri burung ini biasa memakan berbagai jenis daun-daunan, serangga, kadal, akar-akaran, hingga biji-bijian.

Namun berbeda untuk di Indonesia, burung untuk biasanya lebih diberikan pakan seperti dedak, jagung, kedelai, dan rumput alang-alang.

Bahkan ada yang hanya memberikan pakan seperti benih bunga, pucuk rumput, dan buah-buahan.

Burung unta mampu menghabiskan makanan kurang lebih hingga 3,5 kg per harinya. dan anak burung ini tidak makan selama 24 jam pada saat pertama kali lahir ketika hidup di kantong induknya.

Pilihlah makanan yang tidak mengandung serat tinggi untuk menghindari permasalahan dalam metabolisme.

Daun-daun seperti bayam tidak bisa diberikan terlalu banyak karena mengandung asam oxalate yang mana bisa menimbulkan masalah pada kaki karena asam tersebut menurunkan tingkat absorbs kalsium.

Fakta Menarik

  • Burung unta adalah spesies bruung yang tidak bisa terbang (Flightless Bird).
  • Burung ini adalah jenis burung terbesar dengan tinggi yang bisa mencapai 2,5 m dan berat hingga 100-120 kg.
  • Burung unta sangat menyukai makanan seperti dedaunan, bunga, serangga, hingga hewan kecil seperti kadal.
  • Burung unta mampu hidup tanpa air selama berhari-hari.
  • Burung unta bisa menghasilkan telur sebanyak 10 butir, apabila dibandingkan dengan telur ayam, telur burung unta memiliki besar 24 kali lipatnya.
  • Memiliki warna hitam dan putih untuk pejantan, dan warna coklat abu-abu untuk betina.
  • Sayapnya yang lebar memiliki fungsi untuk menutupi kulit terbuka pada area kaki atas.
  • Burung unta dapat memiliki kemampuan untuk mengatur suhu tubuh dengan baik.
  • Di Indonesia burung unta kadang dipilih sebagai pengganti daging sapi, dan diklaim lebih sehat karena memiliki kadar lemak dan kolestrol yang rendah, serta kadar kalsium, zat besi, dan protein yang lebih tinggi.

Baca Juga : Makanan Burung Ruak Ruak

Itulah seputar jenis makanan burung unta yang bisa diberikan, serta beberapa fakta menariknya, semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan komentar